Apakah Makmum Wajib Membaca Surat Al-Fatihah, Simak
TSIRWAH INDONESIA โย Berbagai masalah hukum yang sering menjadi polemik di masyarakat adalah hukum membacaย suratย Al-Fatihahย dalam sholat. Adapun yang sering muncul terkait hal itu,ย apakahย seorangย makmum wajib membacaย suratย Al-Fatihahย atauย kah tidak wajibย di saat melaksanakan sholat berjamaah.
Berikut ini akan dijelaskan pendapat para ulama yang membahas persoalan apakah makmum wajib membaca suratย Al-Fatihahย atau tidak.
BACA JUGA: Sholat Jamaah: Niat Imam dan Makmum Berbeda, Bisakah Dilanjutkan
Hukum Membaca Surat Al-Fatihah dalam Sholat
Syaikh Muhammad Ali Ash-Shobuni dalam kitab Rowaโiul Bayan Tafsir Ayatul Ahkam minal Qurโan, mengatakan bahwa jumhurul ulama (mayoritas ulama), di antaranya yaitu Imam Malik, Imam Asy-Syafiโi, dan Imam Ahmad, menyatakan surat Al-Fatihah adalah syarat dalam sholat. Siapa yang meninggalkannya maka sholatnya tidak sah.
Jumhurul ulama berpegangan pada sebuah hadits, yaitu dari Ubadah bin Shamit, bahwa Nabi Muhammad shallallahu โalaihi wa sallam bersabda:
ููุง ุตูููุงุฉู ููู ููู ููู ู ููููุฑูุฃู ุจูููุงุชูุญูุฉู ุงููููุชูุงุจู
Artinya: โTidak sah sholat seseorang yang tidak membaca surat Al-Fatihah,โ(HR Bukhari).
Kemudian dikuatkan juga dengan sebuah hadits, bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda:
ู ููู ุตููููู ุตูููุงุฉูุ ููู ู ููููุฑูุฃู ูููููุง ุจูุฃูู ูู ุงููููุฑูุขููุ ูููููู ุฎูุฏูุงุฌูโ ุซููุงูุซูุง โ ุบูููุฑู ุชูู ูุงู ู.
Artinya: โBarangsiapa yang sholat lalu tidak membaca ummul qurโan (surat Al-Fatihah), maka sholatnya kurang-beliau mengulanginya tiga kali-tidak sempurna,โ (HR Muslim).
Hukum Makmum Membaca Surat Al-Fatihah dalam Sholat
Syaikh Muhammad Ali Ash-Shobuni dalam kitab Rowaโiul Bayan Tafsir Ayatul Ahkam minal Qurโan, beliau mengatakan bahwa para ulama sepakat, bila makmum mendapatkan imam sedang rukuโ, maka bacaan surat Al-Fatihah ditanggung oleh imam.
Akan tetapi, apabila makmum mendapatkan imam berdiri apakah bacaan imam telah cukup menggantikannya, atau apakah makmum juga harus membaca, berikut pendapat ulama terkait masalah ini:
1. Imam Asy-Syafiโi dan Imam Ahmad bin Hanbal mewajibkan makmum membaca surat Al-Fatihah di belakang imam, baik dalam sholat jahriyah (sholat yang bacaannya dikeraskan) maupun sirriyyah (sholat yang bacaannya dilirihkan).
Madzhab Syafiโi dan Hanbali mendasarkan pendapat mereka sebagaimana hadits berikut:
ููุง ุตูููุงุฉู ููู ููู ููู ู ููููุฑูุฃู ุจูููุงุชูุญูุฉู ุงููููุชูุงุจู
Artinya:ย โTidak ada sholat (yang sah) bagi orang yang tidak membaca surat Al-Fatihah,โ (HR Bukhari).ย ย
Hadits tersebut bermakna umum yang mencakup imam dan makmum, baik sholatnya jahriyah mapun sirriyyah. Tegasnya, orang sholat tanpa membaca surat Al-Fatihah maka sholatnya tidak sah.
2. Menurut Imam Malik, makmum hanya membaca surat Al-Fatihah dalam sholat sirriyyah. Apabila dalam sholat jahriyah, maka makmum dilarang membaca surat Al-Fatihah, berdasarkan firman Allah subhanahu wa taโala dalam Al-Qurโan surat Al-Aโraf ayat 204 sebagai berikut:
ููุฅูุฐูุง ููุฑูุฆู ุงููููุฑูุขูู ููุงุณูุชูู ูุนููุง ูููู ููุฃูููุตูุชููุง ููุนููููููู ู ุชูุฑูุญูู ูููู
Artinya: โDan apabila dibacakan Al-Qurโan, maka dengarkanlah baik-baik, dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat.โ
3. Menurut Imam Abu Hanifah, makmum tidak membaca surat Al-Fatihah, baik dalam sholat jahriyyah maupun sirriyyah. Beliau berhujah juga dengan firman Allah SWTdalam Al-Qurโan surat Al-Aโraf ayat 204 sebagai berikut:
ููุฅูุฐูุง ููุฑูุฆู ุงููููุฑูุขูู ููุงุณูุชูู ูุนููุง ูููู ููุฃูููุตูุชููุง ููุนููููููู ู ุชูุฑูุญูู ูููู
Artinya: โDan apabila dibacakan Al-Qurโan, maka dengarkanlah baik-baik, dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat.โ
Selain itu, Imam Abu Hanifah juga berhujah dengan hadits berikut ini:
ู ููู ููุงูู ูููู ุฅูู ูุงู ู ููููุฑูุงุกูุฉู ุงูุฅูู ูุงู ู ูููู ููุฑูุงุกูุฉู
Artinya:โBarangsiapa yang sholat di belakang imam, maka bacaan imam menjadi bacaan untuknya,โ (HR Ahmad dan Ibnu Majah).
Juga dalam sebuah hadits, Nabi Muhammad SAW bersabda:
ุฅููููู ูุง ุฌูุนููู ุงููุฅูู ูุงู ู ููููุคูุชูู ูู ุจูููุ ููุฅูุฐูุง ููุจููุฑู ููููุจููุฑูููุงุ ููุฅูุฐูุง ููุฑูุฃู ููุฃูููุตูุชูููุง
Artinya: โSesungguhnya dijadikannya imam itu adalah untuk diikuti. Apabila ia bertakbir maka takbirlah dan jika ia membaca (ayat Al-Qurโan) maka diamlah,โ (HR Ibnu Abi Syaibah).
Demikianlah penjelasan tentangย hukumย seorang makmumย membaca suratย Al-Fatihahย dalam sholat. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan taufiq dan hidayah-Nya kepada kita semuanya,ย aamiin.
Wallohu A’lam
Oleh Aryan Andika
